Rabu, 20 Mei 2015

ini 4 Perbedaan Beras Asli dengan Beras Plastik

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Ini 4 Perbedaan Beras Asli dengan Beras Plastik Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menunjukan beras bercampur bahan plastik (Foto: Aditya/detikcom)
Bekasi, -
Beras yang bercampur bahan plastik beredar di masyarakat. Jika dilihat secara sekilas memang wujud beras asli dengan plastik hampir sama, namun ada 4 ciri untuk membedakannya.

"Untuk mengidentifikasi ini secara fisik memang terlihat sama tapi bagi mereka yang sudah terbiasa mengelola beras bisa membedakannnya. Pertama, dilihat secara bentuk, tampilan beras asli memiliki guratan dari bekas sekam padi," ucap Kepala Bagian Pengujian Laboratorium Sucofindo Adisam ZN. Sucofindo adalah BUMN di bidang bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian.

Hal itu disampaikan Adisam di acara pemberitahuan identifikasi dini untuk membedakan mana beras asli dan palsu di kantor Wali Kota Bekasi, Jl Ahmad Yani, Bekasi, Kamis (21/5/2015). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Sementara untuk beras plastik pada bulirnya tidak terlihat guratan. Warnanya bening bersih. "Kalau beras palsu bentuknya agak lonjong dan tidak memiliki guratan dari bekas sekam padi," jelas Adisam.

Ciri kedua bisa dilihat dari ujung-ujung bulir beras. Beras asli terdapat warna putih di setiap ujungnya, warna tersebut merupakan zat kapur yang mengandung karbohidrat. Sedang beras bercampur plastik tidak ada warna putihnya.

"Selain itu kalau beras asli direndam di dalam air maka air akan bewarna putih dan beras akan lembek menjadi bubur. Sedangkan beras plastik jika direndam hasilnya tidak akan menyatu dan airnya tidak akan berubah menjadi putih di ujung-ujungya tidak ada warna putih zat kapur," ujarnya.

Ciri keempat adalah jika beras palsu ditaruh di atas kertas maka terlihat beras tidak natural, berbentuk lengkung, tidak ada patahan. "Kalau dipatahkan akan pecah menjadi bentuk kecil-kecil," ucapnya.

"Kalau beras asli bentuk bulirnya sedikit menggembung dan kalau dipatahkan hanya terbelah menjadi dua," tambahnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

Kasus Beras Plastik di Bekasi Kini Diusut Polisi

Aditya Fajar - detikNews
Kasus Beras Plastik di Bekasi Kini Diusut Polisi
Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sudah menyerahkan kasus penemuan beras yang dioplos dengan bahan baku plastik kepada polisi maupun pihak kejaksaan. Status pemilik toko beras hingga saat ini masih saksi.

"Untuk tahap pidana, saya serahkan ke kepolisian dan kejari untuk pemeriksaan terhadap korban maupun pelapor dan toko yang menjual sehingga nanti akan ditentukan pelakunya," kata Rahmat saat jumpa pers di Kantornya, Jl Ahmad Yani, Bekasi, Kamis (21/5/2015).

Dia meminta agar polisi bisa menggelar penyelidikan ini secepatnya agar bisa ditemukan siapa pelaku utamanya. Untuk mencegah peredaran beras plastik ini, Rahmat mengaku sudah menggandeng BPOM untuk menggelar evaluasi di pasar-pasar.

"Dengan mengeluarkan surat edaran instruksi di pasar tradisional dan modern terkait kemungkinan ditemukan beras oplosan tersebut," lanjutnya lagi.

Dari hasil pengujian Lab Sucofindo, beras yang ditemukan di Bekasi ternyata memang beras yang dioplos dengan 'beras' berbahan baku plastik mengandung senyawa polyvinyl, unsur senyawa untuk bahan baku pipa, kabel, dan PVC.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB